Ekstrakurikuler

Ruang Tumbuh Minat, Karakter, dan Keterampilan Hidup

Ekstrakurikuler di Sekolah Anak Indonesia dirancang sebagai bagian dari pendidikan berbasis aset untuk membentuk praktisi kehidupan. Melalui kegiatan ini, siswa mengembangkan minat, keterampilan, kerja sama, dan tanggung jawab melalui proses yang nyata dan bermakna.

Pilihan Ekstrakurikuler:

1. Seni
Vokal · Tari · Musik
Mengasah kreativitas, kepercayaan diri, dan kemampuan berekspresi.

2. Olahraga
Basket · Voli · Sepak Bola · Atletik
Membangun disiplin, sportivitas, daya juang, dan kerja tim.

3. Life Skill
Elektronik · IT · Public Speaking · Media · Mekanik
Membekali siswa dengan keterampilan praktis, logika berpikir, dan kemampuan beradaptasi di dunia nyata.

Seluruh kegiatan dirancang terintegrasi dengan pembelajaran di kelas untuk menumbuhkan Skill, Teori, Nalar, dan Karakter secara seimbang.

Pembinaan karakter sesuai akar budaya dilakukan secara terintegrasi  di dalam maupun di luar ruang kelas, baik melalui mata pelajaran maupun kegiatan dan program kunjungan ke berbagai institusi. SAI mendorong setiap siswa untuk semakin mengenal jati diri, mengenal daerah dan kekayaan budayanya, serta memiliki rasa cinta dan kepedulian bagi daerahnya.

Pada saat yang bersamaan, siswa juga dibekali dengan pemahaman dan kebanggaan sebagai anak bangsa, bagian dari Bangsa Indonesia yang besar, yang ragam dan majemuk dengan berbagai suku, agama, budaya, dan bahasa. Pada siswa juga ditanamkan rasa tanggung jawab sebagai bagian dari masyarakat global, dengan memiliki kepedulian untuk ikut ambil bagian dalam mengelola kekayaan alam, mengupayakan keutuhan bangsa serta perdamaian dunia.

Kemampuan membedakan yang benar dan yang salah, serta keberanian untuk melakukan yang benar sesuai dengan karakter seorang anak Indonesia adalah inti dari pembentukan karakter di SAI. Proses pembentukan karakter ini berlandaskan pada iman dan ketakwaan pada kepercayaan yang dianutnya.

Pembentukan karakter dan budi pekerti dilakukan melalui kehidupan di asrama dan kegiatan di sekolah. Siswa dilatih memiliki rasa tanggung jawab, kemandirian, jiwa kepemimpinan dan kepedulian. Kegiatan ekstrakurikuler juga mendorong siswa mengenal dan mengembangkan akar budaya mereka, memiliki rasa bangga akan daerahnya, serta mampu mengembangkan visi hidup bagi pembangunan daerah mereka.